Rubrik Power of Mind Radar Bali : Healing dan Travelling
Edisi Minggu, 9 Februari 2025
Ditulis Oleh :
Santy Sastra (@santysastra)
Putu Suprapti Santy Sastra, SH., CHt., CI
Indonesia's Mindset Motivator
HEALING adalah istilah yang sering digunakan dalam percakapan belakangan ini. kata healing sering digunakan dalam percakapan yang terkait dengan aktivitas bepergian ke tempat-tempat wisata.
Padahal, healing adalah kata dari bahasa Inggris, yang jika diterjemahkan berarti penyembuhan. Menurut Cambridge Dictionary, healing adalah proses menjadi sehat kembali, terutama setelah terluka atau cedera lainnya, atau membuat seseorang sehat kembali.
Selain itu, healing adalah proses di mana situasi yang buruk atau emosi yang menyakitkan berakhir atau membaik.Dengan kata lain, healing adalah proses penyembuhan, yakni dari kondisi sakit atau terluka menjadi sembuh kembali. Di samping itu, healing adalah proses untuk membuat emosi atau perasaan menjadi lebih baik.
Dengan kata lain, healing adalah kata yang bisa mengacu pada proses penyembuhan secara fisik maupun mental, pengobatan atau perawatan untuk membuat orang yang sakit agar bisa sembuh dan pulih kembali. Jika itu dalam konteks penyakit fisik, makan metodenya bisa mengobati luka, pengobatan, operasi, dan langkah medis lainnya.
Menurut American Psychological Association, mental healing adalah proses meringankan atau upaya meringankan penyakit mental atau fisik melalui kekuatan pikiran, biasanya menggunakan metode seperti visualisasi, sugesti, dan manipulasi aliran energi secara sadar. Dengan kata lain, mental healing adalah metode penyembuhan, baik untuk penyakit mental atau fisik dengan memanfaatkan kekuatan pikiran.
Meski sebenarnya healing adalah proses atau upaya penyembuhan, namun penggunaannya dalam belakangan ini lebih sering dikaitkan dengan aktivitas liburan, seperti pergi ke suatu tempat untuk berwisata dan sebagainya.
Menggunakan kata healing untuk mengacu pada aktivitas liburan atau wisata, tentu tidak sepenuhnya benar. Hal itu dapat dilihat dari berbagai percakapan baik secara virtual maupun verbal, di mana banyak ungkapan yang muncul seperti "healing di Bali." Lebih lanjut, disebutkan bahwa istilah healing untuk mengacu pada travelling, atau berwisata mulai populer setelah pandemi.
Kesimpulannya bahwa travelling atau wisata tidak hanya sekadar jalan-jalan lihat tempat baru atau jalan-jalan main, melainkan ada makna yang lebih mendalam. Travelling atau berwisata lebih dianggap sebagai waktu untuk meditasi dan memperbaiki kesehatan jiwa. Memperbaiki kesehatan jiwa ini dalam arti bahwa dengan travelling seseorang bisa meredakan stres, menghibur diri, mendapatkan inspirasi baru, dan sebagainya.
Selain itu, perasaan senang dan bahagia adalah salah satu kunci dari hidup sehat. Bekerja, belajar, dan rutinitas sehari-hari bisa membuat seseorang menjadi stres. Perasaan stres tersebut bisa menurunkan produktivitas bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan.
Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kembali produktivitas, perlu suatu sarana untuk membuat seseorang bersenang-senang. Wisata adalah kegiatan yang tepat agar seseorang dapat bersenang-senang dan meredakan stres. Pada saat berwisata, akan menemukan dan menjalani berbagai aktivitas yang akan membuat senang dan bahagia, membuat diri terlepas dari rasa stres dan beban pikiran yang menghantui.
Maka tidak mengherankan jika healing saat ini lebih sering digunakan untuk merujuk pada aktivitas seperti travelling atau berwisata. Ini karena berwisata dapat meredakan stres.